KOL INF JOKO HADI SUSILO SIP
KOL INF JOKO HADI SUSILO SIP
DANREM
MAYOR INF TUWADI S.E
MAYOR INF TUWADI S.E
DANYONIF 301 / PKS
You are here
Home > Sejarah Singkat Yonif 301 / PKS > PENUGASAN OPERASI
  1. Tahun 1948, Pembebasan kota Madiun dan sekitarnya dari PKI Muso.
  1. Tahun 1950, Pembebasan Bandung dari APRA, pertempuran sengit terjadi di Cimindi, Cibabat dan Cimahi dan dapat menewaskan beberapa orang tentara Belanda. Pertempuran ini dapat mendesak Belanda sampai keluar kota.
  1. Tahun 1951, mendapat tugas untuk menghadapi gerombolan BSH (Barisan Sakit Hati) dan melaksanakan operasi pemulihan keamanan didaerah Jawa Barat dari Gerombolan DI/TII Karto Suwiryo.
  1. Tahun 1960, penumpasan pemberontakan PRRI di Sumatera Utara.
  1. Tahun 1963, melaksanakan tugas operasi Trikora di Irian Barat guna menumpas GPK OPM serta melaksanakan tugas-tugas keamanan dan teritorial dalam rangka penyerahan kekuasaan atas Irian Barat dari UNTEA kepada pemerintah Republik Indonesia.
  1. Tahun 1964, menumpas gerombolan DI/TII Kahar Muzakar di Sulawesi.
  1. Pada bulan September 1966, di BP kan ke Korem 061/Surya Kencana dalam rangka pengamanan perembesan sisa-sisa G.30.S/PKI.
  1. Bulan Desember 1968, secara berangsur-angsur pasukan Batalyon Infanteri 301/ Prabu Kiansantang ditarik ke kota Bandung, BP ke Kodim 0618 Tabes dengan tugas menggantikan Batalyon 328 yang berangkat tugas ke Kalimantan Barat.
  1. Tahun 1969, melaksanakan tugas di Kalimantan Barat dalam rangka usaha mencari dan menghancurkan gerombolan PGRS/PARAKO Komunis dengan 3 unsur pokok kegiatan antara lain : Tempur, Intelijen dan Teritorial.
  1. Tahun 1973, Sejumlah 103 orang anggota Batalyon Infanteri 301 / Prabu Kiansantang di BP kan ke Batalyon Infanteri 327 dalam rangka tugas Operasi Kalimantan Barat.
  1. Pada tanggal 5 Maret 1977, melaksanakan tugas operasi di Timor-Timur.
  1. Tahun 1979, dengan kekuatan 300 orang melaksanakan tugas Operasi di Aceh dalam rangka menumpas GPK Hasan Tiro.
  1. Tahun 1984, melaksanakan tugas operasi ke Timor-Timur.
  1. Tahun 1989, melaksanakan tugas operasi teritorial di Timor-Timur.
  1. Tahun 1992, melaksanakan tugas operasi teritorial di Timor-Timur.
  1. Pada tahun 1996, sejumlah 64 orang anggota Batalyon Infanteri 301/Prabu Kiansantang di BP kan ke Yonif 310/ Kidang Kencana dalam rangka tugas operasi Teritorial Timor-Timur.
  1. Pada tahun 1997, 128 orang anggota Batalyon Infanteri 301/Prabu Kiansantang melaksanakan tugas operasi tempur Rajawali III ke Timor-Timur.
  1. Tahun 1999, Batalyon Infanteri 301/Prabu Kiansantang melaksanakan tugas operasi teritorial ke Timor-Timur.
  1. Tahun 2000, Batalyon Infanteri 301/ Prabu Kiansantang melaksanakan tugas operasi Pemulihan Keamanan di Daerah Rawan Nangroe Aceh Darussalam.
  1. Tahun 2001, 11 orang anggota Batalyon Infanteri 301/ Prabu Kiansantang   di BP kan ke Yonif 315/Garuda dalam rangka tugas Operasi Pemulihan Keamanan di Daerah Rawan Nangroe Aceh Darussalam.
  1. Tahun 2002, 20 orang anggota Batalyon Infanteri 301/ Prabu Kiansantang   di BP kan ke Yonif 310/ Kidang Kencana dalam rangka tugas Operasi Pemulihan Keamanan di Daerah Rawan Nangroe Aceh Darussalam.
  1. Tahun 2003, 650 orang anggota Batalyon Infanteri 301/ Prabu Kiansantang melaksanakan tugas Operasi Darurat Militer di Daerah Rawan Nangroe Aceh Darussalam.
  1. Tahun 2005, 488 orang anggota Batalyon Infanteri 301/ Prabu Kiansantang melaksanakan tugas Operasi Pemulihan Keamanan di Daerah Rawan NAD.
  1. Tahun 2007, 12 orang anggota Batalyon Infanteri 301/ Prabu Kiansantang di BP kan ke Yonif 320/Badak Putih dalam rangka melaksanakan tugas Operasi Pam Perbatasan di Daerah Papua.
  1. Tahun 2010, 4 orang di BP kan ke Yonif 300/Raider dalam rangka melaksanakan Satgas Yonif Mekanis TNI Konga XXIII-E/Unifil Libanon
  1. Tahun 2011, 488 orang anggota Yonif 301/Pks melaksanakan Tugas Operasi Pamrahwan Maluku.
  1. Tahun 2011, 22 orang anggota Batalyon Infanteri 301/ Prabu Kiansantang di BP kan ke Yonif 312/Kala Hitam dalam rangka melaksanakan tugas Operasi Pam Perbatasan di Atambua.
  1. Tahun 2013, 1 orang Perwira Batalyon Infanteri 301/ Prabu Kiansantang di BP kan ke Yonif 310/KK dalam rangka melaksanakan tugas Operasi Pam Perbatasan di Atambua.
  1. Tahun 2013, 2 orang Perwira dan 34 orang Tamtama Batalyon Infanteri 301/ Prabu Kiansantang di BP kan ke Yonif 320/BP dalam rangka melaksanakan tugas Operasi Pam Perbatasan RI-PNG.
  2. Tahun 2015, 450 orang Batalyon Infanteri 301/Pks melaksanakan tugas Operasi Pam Perbatasan RI-PNG.
Top