KOL INF JOKO HADI SUSILO SIP
KOL INF JOKO HADI SUSILO SIP
DANREM
MAYOR INF TUWADI S.E
MAYOR INF TUWADI S.E
DANYONIF 301 / PKS
You are here
Home > Berita > Pepaya California Dikembangkan di Sumedang

Pepaya California Dikembangkan di Sumedang

CIMALAKA – UPTD Pengembangan Pertanian dan Perikanan Cimalaka mengembangkan pembibitan pepaya California di Kabupaten Sumedang. Pembibitan pepaya California sudah dilakukan sejak satu tahun lalu.
“Lokasi pembibitan pepaya California terdapat di Desa Serang. Sementara, di di UPTD hanya terdapat beberapa biji sebagai contoh,” kata pelaksana pembibitan pepaya California, Bobon Tabroni di kediamannya, kemarin.
Disebutkan Bobon, penanaman pepaya California sudah dilakukan di beberapa tempat. Diantaranya, di Kecamatan Tanjungmedar dan Kecamatan Paseh. Sebutnya, penanaman di Kecamatan Tanjungmedar seluas 500 bata dengan jumlah tanaman 1000 pohon.
“Kini, pepaya California yang ditanam di Tanjungmedar sudah mulai berproduksi. Sementara, penanaman di Kecamatan Paseh sebanyak 500 pohon di tanah seluas 250 bata itupun kini sudah berproduksi,” terangnya.
Bobon menerangkan pihaknya berencana akan menanam poho pepaya California di wilayah Desa Citimun. Kemungkinan, kata dia, pepaya California yang akan ditanam berjumlah 8000 pohon ditanah seluas kurang lebih enam Ha. Sebutnya, penanaman di Desa Citimun merupakan kerjasama dengan Pihak Yonif 301. “Sekarang sudah melalui tahap pengalian lubang dan pemupukan. Rencananya akan ditanam bulan depan,” kata Bobon
Rencana lainnya, kata dia, yaitu akan melakukan penanaman pohon pepaya di Bantaran Jatigede. Di daerah itu akan ditanam kurang lebih sebanyak kurang lebih 1200 pohon di tanah seluas 1 ha. “Disana diilakukan penanaman dengan bekerjasama dengan warga OTD,” tambahnya.
Bobon menyebutkan, pepaya California mempunyai beberapa keunggulan. Diantaranya, mempunyai rasa yang lebih manis dibandingkan pepaya biasa, berukuran sedang dengan bentuk sangat menarik dan sangat disukai konsumen. Selain itu, sambungnya, masih banyak beberapa keunggulan lainnya. Seperti, mempunyai waktu panen lebih pendek, harga lebih mahal dari pepaya biasa serta mempnyai biaya produksi lebih sedikit dibandingkan tanaman buah lainnya.
“Satu pohon hanya membutuhkan biaya sekitar RP 25.000 sampai berproduksi kurang lebih selama 8 bulan. Sementara itu, pepaya biasa membutuhkan waktu satu tahun untuk sampai berproduksi,” jelasnya.
Dijelaskan Bobon, pepaya California dapat ditanam dengan cara tumpangsari. Biasanya, dengan tanaman cabe rawit ataupun jahe. “Sehingga, sambil menunggu produksi pepaya, dapat pula dilakukan panen cabe dan jahe,” sebutnya.
Sementara itu, lanjutnya, terkait pemasaran sangatlah mudah. Pihaknya melakukan pemasaran di Pasar Sumedang, pasar Cimalaka serta pasar lokal lainnya. Sebutnya, sampai sekarang belum terpenuhi sepenuhnya. Kata dia, untuk memenuhi pasar Sumedang, para pedagang masih membawa dari pasar Caringin Bandung dengan harga pasaran 10.000/kg.
“Konsumen lebih menyukai pepaya berukuran satu kilo hingga 1,8 Kg. Kalau lebih besar dari 2 kilogram, harga masih dibawah ukuran 1 – 1,8 kilo,” tutupnya. (atp)

Leave a Reply

Top